Tema : Pemerintahan
Pejabat Yang Korupsi
Pada bulan yang lalu seorang pejabat melalukan
tindak pidana korupsi. Lalu para polisi mendatangi rumah pejabat tersebut.
“Ting tong ting tong.” Polisi tersebut menekan bel rumah pejabat. Tak lama
kemudian pejabat tersebut keluar dan membuka pintu rumahnya. “Selamat
siang pak” sapa polisi tersebut. “Siang juga pak,ada urusan apa anda
mendatangi rumah saya? Tanya pejabat itu. “ Kami mendapat laporan bahwa anda
telah melakukan penggelapan uang sebesar 1 miliar, apakah itu benar?” jelas
polisi. “Kenapa bapak menuduh saya, mana buktinya?"tanya pejabat dengan raut muka gelisah. Polisi menunjukkan buktinya kepada pejabat. "Saya kan tidak menggelapkan
uangnya, buktinya uangnya masih bersih tidak ada warna hitamnya?” Jawab pejabat
itu. “Tapi kan anda yang mengkorupsi uang tersebut.” Polisi tersebut menjawab.
“Lha tadi bapak bilangnya apa Menggelapkan kan?” Tanya pejabat itu balik.
“Ya, maksud saya itu. Anda yang telah korupsikan?” Tanya polisi itu lagi. “Nah,
kalau yang korupsi itu saya, tapi kalau yang menggelapkan bukan saya.” Jawab
pejabat itu. “sekarang anda saya tangkap karena anda telah mengaku.”Kata polisi
sambil mengambil borgol.”Oke, tangkap saja kalau bisa.” Tantang pejabat pada
polisi dan pejabat itu lari. Lalu terjadilah aksi kejar-kejaran antara polisi
dan pejabat itu.
Dialog
Pada bulan yang lalu seorang pejabat melalukan tindak
pidana korupsi. Lalu para polisi mendatangi rumah pejabat tersebut.
Polisi : (Menekan bel rumah) "Ting tong...ting tong..."
Tak lama kemudian pejabat tersebut keluar dan
membuka pintu rumahnya.
Polisi : “Selamat siang pak.”
Pejabat : “Siang juga pak,ada urusan apa anda
mendatangi rumah saya?”
Polisi : “Kami mendapat laporan bahwa anda telah
melakukan penggelapan uang sebesar 1 miliar, apakah itu benar?”
Pejabat : “Kenapa bapak menuduh saya,mana buktinya?"
Polisi :(Menunjukan buktinya kepada pejabat).
Pejabat : "Saya kan tidak menggelapkan uangnya,buktinya uangnya masih bersih tidak ada warna hitamnya?”
Polisi :(Menunjukan buktinya kepada pejabat).
Pejabat : "Saya kan tidak menggelapkan uangnya,buktinya uangnya masih bersih tidak ada warna hitamnya?”
Polisi : “Tapi kan anda yang mengkorupsi uang
tersebut.”
Pejabat : “Lha tadi bapak bilangnya apa menggelapkan
kan?”
Polisi : “Ya, maksud saya itu. Anda yang telah
mengkorupsikan?”
Pejabat : “Nah,kalau yang korupsi itu saya, tapi
kalau yang menggelapkan bukan saya.”
Polisi : “Sekarang anda saya tangkap karena anda
telah mengaku.” (sambil mengambil borgol).
Pejabat : “Oke tangkap saja kalau bisa.” (sambil
menantang polisi).
(Lalau terjadilah aksi kejar-kejaran antara polisi
dan pejabat).
Nama kelompok : Francisella Tularensis
Anggota : Dian Prastyowati (X MIPA / 9)
Alfa Shalom P.B (X MIPA / 3)
Angga Prasetia Mulia (X MIPA / 4)