Sabtu, 27 Oktober 2018

Teks Anekdot


Tema : Pemerintahan
Pejabat Yang Korupsi

Pada bulan yang lalu seorang pejabat melalukan tindak pidana korupsi. Lalu para polisi mendatangi rumah pejabat tersebut. “Ting tong ting tong.” Polisi tersebut menekan bel rumah pejabat. Tak lama kemudian pejabat tersebut keluar dan membuka pintu rumahnya. “Selamat siang  pak” sapa polisi  tersebut. “Siang juga pak,ada urusan apa anda mendatangi rumah saya? Tanya pejabat itu. “ Kami mendapat laporan bahwa anda telah melakukan penggelapan uang sebesar 1 miliar, apakah itu benar?” jelas polisi. “Kenapa bapak menuduh saya, mana buktinya?"tanya pejabat dengan raut muka gelisah. Polisi menunjukkan buktinya kepada pejabat. "Saya kan tidak menggelapkan uangnya, buktinya uangnya masih bersih tidak ada warna hitamnya?” Jawab pejabat itu. “Tapi kan anda yang mengkorupsi uang tersebut.” Polisi tersebut menjawab. “Lha tadi bapak bilangnya apa  Menggelapkan kan?” Tanya pejabat itu balik. “Ya, maksud saya itu. Anda yang telah korupsikan?” Tanya polisi itu lagi. “Nah, kalau yang korupsi itu saya, tapi kalau yang menggelapkan bukan saya.” Jawab pejabat itu. “sekarang anda saya tangkap karena anda telah mengaku.”Kata polisi sambil mengambil borgol.”Oke, tangkap saja kalau bisa.” Tantang pejabat pada polisi dan pejabat itu lari. Lalu terjadilah aksi kejar-kejaran antara polisi dan pejabat itu.

Dialog
Pada bulan yang lalu seorang pejabat melalukan tindak pidana korupsi. Lalu para polisi mendatangi rumah pejabat tersebut.
Polisi : (Menekan bel rumah) "Ting tong...ting tong..."

Tak lama kemudian pejabat tersebut keluar dan membuka pintu rumahnya.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     
Polisi   : “Selamat siang pak.”
Pejabat : “Siang juga pak,ada urusan apa anda mendatangi rumah saya?”
Polisi    : “Kami mendapat laporan bahwa anda telah melakukan penggelapan uang sebesar 1 miliar,                    apakah itu benar?”
Pejabat  : “Kenapa bapak menuduh saya,mana buktinya?"
Polisi      :(Menunjukan buktinya kepada pejabat).
Pejabat  : "Saya kan tidak menggelapkan  uangnya,buktinya uangnya masih bersih tidak ada warna                       hitamnya?”
Polisi     : “Tapi kan anda yang mengkorupsi uang tersebut.”
Pejabat   : “Lha tadi bapak bilangnya apa menggelapkan kan?”
Polisi      : “Ya, maksud saya itu. Anda yang telah mengkorupsikan?”
Pejabat    : “Nah,kalau yang korupsi itu saya, tapi kalau yang menggelapkan bukan saya.”
Polisi      : “Sekarang anda saya tangkap karena anda telah mengaku.” (sambil mengambil borgol).
Pejabat    : “Oke tangkap saja kalau bisa.” (sambil menantang polisi).
(Lalau terjadilah aksi kejar-kejaran antara polisi dan pejabat).

Nama kelompok : Francisella Tularensis
Anggota : Dian Prastyowati (X MIPA / 9)
                 Alfa Shalom P.B (X MIPA / 3)
                 Angga Prasetia Mulia (X MIPA / 4)